Kamis, 19 Juli 2012

KEGIATAN SERMON DAN PHD DI MINGGU INI.



a.    Hari Senin, tanggal 23 Juli 2012, Sermon Majelis, pukul 19.30 WIB dengan tema “Allah peduli dengan umatNya” (Mazmur 145 : 14 – 17) bertempat di Gereja.
b.   Hari Selasa, tanggal 24 Juli 2012 Sermon Seksi Lansia, pukul 09.30 WIB dengan tema “Jalan orang benar dan orang fasik” (Mazmur 1 : 1 – 3) bertempat di Gereja.
c.    Hari Kamis, tanggal 26 Juli 2012, Sermon Seksi Parompuan, pukul 17.00 WIB dengan tema “Menjadi orang yang bijaksana” (Titus 2 : 5) bertempat di Gereja.
d.   Hari Jumat, tanggal 27 Juli 2012, Kebaktian Koor Manna, pukul 19.30 WIB, bertempat di rumah Kel. St. B. Panjaitan/br. Aruan; Gg.Nurul Yaqin Rt.06/08 No.60 Kelapa Dua Wetan.

PEMBINAAN GURU-GURU SEKOLAH MINGGU.

Laho pahembanghon panghobasion tu angka Guru-guru Sekolah Minggu dihurianta on, dipatupa do pembinaan tu nasida ima dimulai tanggal 20 – 22 Juli 2012 (Jumat, Sabtu, Minggu) na maringanan di Cipanas, Villa Teen Rach Jl. Hanjawar Pacet KM. 1 Puncak – Jawa Barat dohot tema : “Pemahaman Psikologi Anak dan kerjasama antar Guru Sekolah Minggu dalam hubungannya dengan peningkatan pelayanan di Sekolah Minggu melalui pengembangan metode pengajaran Sekolah Minggu”, na didampingi Dewan Koinonia ima St. H.P. Gultom, St. S. Sinaga dohot St. A.W. Sagala. Tatangianghon ma nasida asa denggan mardalan pembinaan Guru-guru Sekolah Minggu i, jala di na mulak pe tu hurianta on dibagasan hahipason dohot las ni roha.

PANDIDION NA BADIA.

Di ari Minggu tanggal 12 Agustus 2012, dipatupa do Pandidion Na Badia di hurianta on diparmingguon pukul 10.00 WIB. Alani ro ma natoras (ama-ina) marguru di ari Kamis, 09 Agustus 2012 masuk pukul 15.00 WIB. Laos diboan ma surat hatorangan sian sintua wijk na be.

SINODE DISTRIK HKBP XIX JAKARTA 2.

Di ari Senin s/d Kamis, 23 – 26 Juli 2012 dipatupa Distrik XIX Jakarta-2 do Sinode Distrik maringanan di Lembang Bandung, ni dohotan ni Pandita Ressort, Utusan Distrik St. P.H. Sirait, dohot Utusan Sinode Godang St. S. Sitompul. Tatangiangkon ma asa denggan mardalan Sinode i na lam padengganhon di panghobasion di hurianta.

MANGHATINDANGHON HAPORSEAON/LEPAS SIDI.

Di Minggu sadarion, 22 Juli 2012, dipatupa do Acara Manghatindanghon Haporseaon diparmingguon pukul 09.00 WIB. Patupaon ma i dung simpul jamita, jala dung simpul parmingguon diuduti do muse marulaon na badia tu sude ruas lumobi tu na manghatindanghon haporseaon dohot natorasna. Ia goar-goarni na naeng manghatindanghon haporseaon sadarion torop nasida 42 halak : 18 baoa, 24 boru.

NAUNG MARBAGAS DOHOT NAENG MARBAGAS.



a.   Nunga manjalo pasupasu parbagason donganta Christian Thomas Eberth anak ni amanta Gerhard Eberth, tubu ni inanta Mariana Ebert, ruas ni Kath. Pfarramt St. Nikolaus, d/a Bonn – Kessenich, Jerman dohot oroanna Margaret Amelya br. Situmorang boru ni amanta Drs. Mananda Situmorang (t), tubu ni inanta Alida br. Pakpahan, S.Kom, ruas ni HKBP Pasar Rebo Ressort Pasar Rebo, d/a Jl. Nurul Yaqin RT 006/08 No. 23. Pamasumasuon ari Sabtu, 30 Juni 2012 di gereja Kath. Pfarramt St. Nikolaus.
b.  Tingting Paduahon. Naeng manjalo pasupasu parbagason ma donganta Gompar Daud Renhart Marpaung anak ni amanta Surdin Marpaung, tubu ni inanta D. Ratnawati br. Sitorus, ruas ni HKBP Pasar Rebo Ressort Pasar Rebo, d/a Kampung Asam RT 08/09 Cijantung, Pasar Rebo dohot oroanna Fitria Leni Asih br. Simanihuruk boru ni amanta J. Edison Simanihuruk (t), tubu ni inanta Antauli br. Silalahi Situngkir, ruas ni HKBP Jatiwaringin Ressort Jatiwaringin, d/a Jl. Beringin I No. 21 Jatibening II, Bekasi. Pamasumasuon ari Sabtu, 28 Juli 2012 di gereja HKBP Tanjung Priok Timur.
Sai di pasupasu Tuhanta ma sangkap parsaripeon nasida i.

MINGGU VII DUNG TRINITATIS.

Sadarion Minggu, 22 Juli 2012, masuk ma hita tu Minggu VII dung Trinitatis ima Hasitolusadaon ni Debata. Alani tu sude ruas ni hurianta asa lam hot ma haporseaonta tu Debata Ama, Anak dohot Tondi Parbadia.

DIPERSATUKAN DI DALAM KRISTUS (Epesus 2 : 11 – 22)


Saudaraku selamat hari Minggu! Firman Tuhan hari ini menyapa kita semua umat Tuhan, bagaiman kita membangun persatuan (Hasadaon). Sebenarnya hal inilah yang seharusnya dilakukan oleh seorang umat Kritsten di dunia ini, sebagai bukti bahwa kita adalah anak-anak Tuhan, yaitu : Bersekutu atau Berkoinonia. Kesatuan itu yang berlandaskan kepada kasih Yesus Kristus dalam persekutuan : sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan (masihaholongan saroha, sapingkiran, sada tujuan) (Pil 2 : 2). Inilah yang menonjol di surat Epesus ini. Kehidupan warga jemaat ketika itu masih “jauh” bahwa belum ada perubahan “kesadaran iman” ketika itu masih sama status kerohanian warga jemaat sebelum menerima Kristus dengan sesudah menerima Kristus. Seolah-olah Paulus berkata bahwa “apa anda yang berbeda sebelum dan sesudah menerima Kristus, baik sebagai menekankan bahwa “penyebab” dapat bersatunya adalah “oleh darah Kristus” bahkan dengan merubuhkan tembok pemisah. Tembok pemisah yang dirobohkan Yesus Kristus memberikan kehidupan yang baru dan damai sejahtera bagi umat manusia. Tuhan datang untuk memberikan “damai sejahtera” kepada orang yang percaya kepadaNya dan kepada dunia tanpa membedakan status sosial dan ekonominya ataupun budayanya”. Damai itu diperuntukkan kepada semua orang. Paulus mengatakan bahwa tiap individu memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam “bangunan” yang penting bukan individunya, tetapi “bangunannya” atau “persekutuannya”. Dan bangunan itu tidak terlepas dari kuasa Tuhan. Tuhanlah yang membangun persekutuan tersebut, tetapi janji berkat Tuhan kepada pribadi bahwa “pribadi seseorang tersebut dalam bangunan jemaat” sebagai tempat kediaman Allah didalam Roh. Seorang pelayan atau Kristen adalah merupakan “pribadi yang di bangun Tuhan”. Dimana Tuhanlah yang membangun kehidupannya menjadi suatu pribadi yang khusus untuk sebuah persekutuan, pribadi yang betul-betul di berkati Tuhan yang dipergunakan Tuhan untuk membangun orang lain sebagai tempat kediaman Allah, di dalam Roh. Alangkah indahnya jika menjadi pribadi yang dipergunakan Allah sebagai tempatNya berkarya. Tidak ada istilah orang asing, pendatang (ay. 19), tetapi semua menjadi “orang dalam”, anggota keluarga. Disetiap orang percaya, siapapun dia, dari suku, bahasa atau benua manapun, bagaimanapun hidupnya, semuanya memperoleh tempat dengan derajat yang sama. Saudaraku! Hari ini gereja kita melaksanakan lepas sidi (Manghatindanghon Haporseaon) anak-anak Tuhan di gereja kita sebanyak 42 orang. mereka telah belajar firman Tuhan selama 1 tahun, banyak hal yang mereka ketahui. Mereka hari ini : Mengaku Imannya di gereja dan ditengah-tengah dunia ini. Untuk menyaksikan imannya bukan hanya di gereja HKBP, tetapi bagi dunia yang sekuler ini. Untuk menantang, melawan ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran Kristus. Dapat lebih memilih mana yang baik dan tidak baik. Biarlah mereka jadi anak-anak Tuhan yang tangguh, kokoh, untuk menghadapi kehidupannya kelak. Tuhan Yesus memberkati. Amen
Pdt. D.M. br. Marpaung, STh

Alamat HKBP Pasar Rebo

Recent Posting :

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons