Sadarion,
Minggu tanggal 30 Desember 2012, masuk ma hita tu Minggu Dung Pesta Ari
Hatutubu. Alani, di Pesta Hatutubu ni Tuhan Jesus naung tapestahon, naeng ma
boi mian di bagasan rohanta dohot ngolunta.
Jumat, 28 Desember 2012
MENJADI KRISTEN YANG SEJATI (Amsal 3 : 27 – 35)
Selamat
Minggu sesudah perayaan Natal! Saudara-saudari yang terkasih dalam Nama Tuhan
Yesus. Agar tidak terjadi keloyoan setelah Natal, maka tugas utama umat Kristen
yang telah merayakan Natal setiap hari membangun hubungan pribadi dengan Tuhan.
Saat teduh, doa, dan sebagainya harus dipelihara setiap saat. Artinya ada upaya
terus menerus untuk membangun kehidupan iman. Jika hal itu tidak dilakukan,
kekosongan bahkan kelesuan rohani setelah gegap gempita Natal akan terjadi.
Hubungan yang terus terjadi secara terus menerus dengan Kristus akan
menyebabkan transformasi semakin menyerupai Kristus. Hal ini tidak terpisahkan.
Saudaraku,
pada perikop ini kita akan melihat bagaimana transformasi itu diteruskan dengan
menerapkan tingkah laku yang mulia (ay. 17) dan
menumbuhkan karakter ilahi (ay. 12 – 15).
Pertama,
menumbuhkan karakter ilahi. Karakter-karakter yang dijabarkan di ay. 12 – 15
adalah karakter Kristus yang dipraktekkanNya sepanjang hidup dan pelayananNya
di dunia ini. Teladan sudah ada, tinggal kita mempraktekkannya. Bagaimana caranya?
“sebagaimana Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian” (ay.
13b). b. “kenakanlah kasih…” (ay. 14) : “Hendaklah damai sejahtera Kristus
memerintah dalam hatimu…” (ay. 15a).
Kedua,
menerapkan tingkah laku mulia, saling mengajar dan saling menegur diantara
sesama anak Tuhan (ay. 16a); menaikkan pujian dan syukur kepada Allah (ay.
16b); melakukan perbuatan (yang baik) dan mengatakan perkataan (yang membangun)
di dalam Nama Tuhan Yesus (ay. 17).
Saudara,
pada masa modern ini, kadangkala perbuatan baik, bukan keluar dari karakter
baik, melainkan kamuflase dan manipulasi untuk mencapai keuntungan terselubung,
misalnya, kampanye pemilihan kepala daerah, Negara dan pemilihan lainnya.
Namun, motivasi dibaliknya bisa saja sekedar untuk menang dan mendapatkan
kesempatan berkuasa untuk kepentingan pribadi/kelompok. Hal ini membuktikan
karakter yang nonkristiani.
Jemaat
yang dikasihi Tuhan, tidak lama lagi kita akan mengakhiri tahun 2012 ini, yang
paling dibutuhkan adalah perubahan, wujud transformasi. Janganlah kita bawa
tabiat lama yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan kepada tahun yang baru.
Biarlah semua anak Tuhan menuju kepada kesempurnaan. Dengan demikian mengakhiri
tahun ini, kita punya semangat dan pengharapan dalam Tuhan. Selamat Natal dan
Tahun Baru.
Amen
Pdt. D.M. br. Marpaung, STh
Jumat, 26 Oktober 2012
KEGIATAN SERMON DAN PHD DI MINGGU INI.
a. Hari Senin,
tanggal 29 Oktober 2012, Sermon
Majelis, pukul 19.30 WIB
dengan tema “Mengasihi Allah dengan
hati yang tulus” (Ulangan 6 : 1 – 9) bertempat di Gereja.
b. Hari Kamis,
tanggal 01 November 2012, Sermon Seksi
Parompuan, pukul 17.00 WIB dengan tema “Tidak ada Allah seperti Engkau” (2 Samuel 7 : 22) bertempat di
Gereja.
c. Hari Jumat,
tanggal 02 November 2012, Sermon Guru
Sekolah Minggu, pukul 20.30 WIB dengan tema “Yusuf dipenjarakan” (Kejadian 40 : 1 – 23) bertempat di
Konsistori.
|
BANTUAN HEWAN QURBAN.
Sehubungan Hari Raya Qurban 1433 Hijriah yang
sudah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 26 Oktober 2012. Gereja kita
menyumbangkan 1 ekor hewan qurban untuk warga RW 012 Cibubur.
JUARA 1 FESTIVAL KOOR AMA SEJABODETABEK.
Songon naung taboto, na diari Sabtu tanggal 20
Oktober 2012, Paduan Suara Cherubim Male Choir (CMC) mandohoti Final Festival
Koor Ama se-Jabodetabek di Aula Simfonia Jakarta Pusat. Jala Paduan Suara
Cherubim Male Choir (CMC) berhasil meraih juara 1 sian 31 kontingen. Jala
mandapot piala Menteri Agama RI dohot uang pembinaan godangna Rp 25.000.000.
Antong mauliate ma di Tuhanta jala sai dipasupasu Tuhanta ma nasida di angka
ulaonna.
Alamat HKBP Pasar Rebo
Recent Posting :




00.06
HKBP Pasar Rebo