Kamis, 21 Februari 2013

ALLAH ADALAH PERISAIMU JANGANLAH TAKUT (Kejadian 15 : 1 – 6)


Saudaraku yang kekasih, Selamat hari Minggu. Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Mengapa setelah menjadi anak Tuhan kita masih bermasalah? Dimana bukti janji Allah yang memberikan pengharapan dan berkat?. Apakah kenyataan diatas membuat Iman kita ciut? Masikah kita tetap percaya bahwa Tuhan kita dapat dipercayai? Abram tidak menerima janji Tuhan bahwa ia akan menjadi bangsa yang besar dan keturunannya akan menempati tanah perjanjian. Namun sampai  saat itu ia belum juga memiliki putra kandung . kini Tuhan meneguhkan janji Nya sekali lagi dan Abram percaya akan janji itu. Janganlah takut Akulah perisaimu, upahmu akan sangat besar. Pertama, Abram harus menyingkirkan semua bentuk ketakutan dengan mengandalkan Tuhan sepenuhnya. Gambaran tentang Allah sebagai perisai ini dimaksudkan untuk memberikan harapan, keberanian dan Iman. Namun pernyataan saja tidaklah cukup. Abram perlu melihat kepastian tentang upah yang dapat menghasilkan sukacita yang penuh. Ada versi Alkitab yang menerjemahkan nats ini sebagai berikut : Akulah perisaimu, dan pahalamu yang amat besar. Kedua, cara menerjemahkan ini akan membingungkan kecuali kalau kita dapat melihat bahwa cara manapun  yang dipakai, yang dikemukakan adalah jaminan kemenangan kelak. Tuhan menyakinkan Abram bahwa Eliezer orang Damsyik itu bukanlah ahli waris yang dimaksudkan Allah tetapi betul-betul seorang anak dari Abram sendirilah yang akan menggenapi secara melimpah setiap nubuat. Pada masa-masa sulit atau putus asa Abram harus percaya pada perlindungan Allah, tindakan Allah menggenapi janji-janjiNya dan jumlah keturunanNya yang tak terhitung banyaknya. Yang dikatakan oleh Tuhan tersebut merupakan sebuah tantangan untuk mempercayai dengan sungguh-sungguh. Dan Abram mampu melakukan hal itu sebab dia sudah mengenal oknum yang memberikan janji-janji tersebut. Dia tahu bahwa Jehovah dapat diandalkan. Sekalipun tidak ada seorang anakpun didalam rumahnya, Allah pasti akan memenuhi bumi dengan orang-orang yang akan memandang Abram sebagai bapa. Penyerahan penuh kepercayaan kepada kehendak Allah merupakan unsur pokok dari agama sejati. Saudara yang kekasih dalam Tuhan Yesus Kristus, bukan saja umat Israel diingatkan tentang kesetiaan Allah pada janjiNya kitapun umatNya dalam Yseus Kristus dikuatkan hati kita.
Kita tahu bahwa oleh kasih setia Tuhan di dalam Yesus Kristus kita adalah pewaris sorga, tanah perjanjian yang jauh lebih mulia, yang disediakan bagi kita Israel rohani. Juga bahwa berbagai “Penundaan janji Tuhan adalah latihan agar kita makin bertekun dalam iman dan bertumpu kepada Ia yang berjanji dan kepada penggenapan keselamatanNya. Amen   
DM

0 komentar:

Posting Komentar

Alamat HKBP Pasar Rebo

Recent Posting :

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons